Apakah Tuhan ada?

monty python's god

Apa yg buat kita yakin kalau Sinterklas tidak ada, Nyi Roro Kidul tidak ada?

Lalu kenapa kita bisa yakin bahwa Tuhan, khususnya Allah atau Yahweh (tergantung agama kita Islam atau Kristen) ada?

Kenapa “Tuhan” adalah Tuhan pribadi, yg bisa ambil keputusan dan punya kepribadian mirip manusia, punya perasaan spt manusia (marah, sedih, jealous, senang)? Kenapa kita bisa tahu pasti bahwa Tuhan punya kepribadian spt tertera pd kitab tertentu?

Lalu kalau seandainya Tuhan bukan pribadi, melainkan “alam”, “hukum alam”, dsb, kenapa kita masih sebut dengan nama “Tuhan”?

Kita tidak bisa buktikan bahwa Tuhan tidak ada, sama seperti kita tidak bisa buktikan Sinterklas dan Nyi Roro Kidul tidak ada. Tapi kita cukup yakin bahwa Sinterklas, Nyi Roro Kidul, dan Gatotkaca tidak ada, tanpa kita perlu membuktikan mereka tidak ada kan?

Beban pembuktian terletak pada mereka yg menyatakan bahwa suatu makhluk atau fenomena itu ada. Selama tidak ada bukti untuk peri gigi, dewi padi, maka sewajarnya kita tidak percaya keberadaannya. Hal yg sama berlaku untuk Tuhan/ Allah.

Tuhan tidak ada

simple vs kompleks

Kita selalu memilih penjelasan yg lebih simple daripada yang kompleks. Karena tentu penjelasan simple lebih MUNGKIN BENAR daripada penjelasan kompleks.

Contohnya: bila ada tetesan air mengenai pundak anda, maka anda akan lebih memilih penjelasan (1) “sekarang mau hujan”, daripada penjelasan (2) “ada alien terbang di atmosfer yg meneteskan air liurnya dan jatuh di pundak kita”.

Penjelasan (1) dapat dicek kebenarannya dengan menjabarkan proses2 terjadinya hujan, dan keadaan cuaca saat itu. Penjelasan (2) membutuhkan pembuktian keberadaan alien, alien bisa terbang, alien punya air liur, dan air liur dari atmosfer tidak menguap sampai jatuh ke pundak kita. Jelas penjelasan (2) jauh lebih kompleks daripada (1). Dan juga kemungkinan (2) benar jauh lebih kecil daripada kemungkinan (1) benar.

Tuhan tidak ada

  1. Banyak misteri yg belum berhasil kita jawab secara definitif. Dari apa yg terjadi sebelum Big Bang, sampai asal mula kehidupan, atau asal dari konstanta2 hukum fisika.
  2. Tetapi pada misteri2 tersebut, kita sudah punya berbagai skenario scientific, sebagian skenario bahkan sudah mulai mengumpulkan data2 pendukung (evidence).
  3. Penjelasan menggunakan “Tuhan” adalah penjelasan yang SANGAT kompleks (lihat contoh di atas).
  4. Skenario2 science lebih simpel daripada penjelasan menggunakan “Tuhan”.
  5. Karena poin ke 4 maka skenario2 science jauh lebih memungkinkan daripada penjelasan dgn “Tuhan”.
  6. Dalam menjelaskan tiap misteri, sampai saat ini, kita tidak pernah gagal menemukan skenario yg lebih simpel dari skenario “Tuhan”.
  7. Karena poin ke 3 dan poin ke 6, maka kemungkinan Tuhan ada adalah SANGAT kecil.

Begitu kecilnya kemungkinan Tuhan ada, sampai kemungkinan saya keluar rumah dan lgs disambar petir masih jauh lebih besar daripada kemungkinan Tuhan ada. Dalam kehidupan sehari2, bila kita tidak paranoid dengan petir yg dapat menyambar anda di luar ruangan, maka anda tidak perlu kuatir dengan keberadaan Tuhan.