I believe this, you believe that

Bagaimana anda mempercayai sesuatu sebagai benar/ ada?

Banyak orang beragama bergantung pd iman, pada penglihatan supernatural, inspirasi pribadi, dan kitab berusia ribuan tahun. Tapi pada saat seseorang bergantung pd iman, dia akan merasa istimewa, merasa terpilih (the chosen people: http://en.wikipedia.org/wiki/Chosen_people). Lalu pada saat dia bertemu dan berdiskusi dengan orang yg memiliki iman lain, apa yg terjadi?

Mereka masing2 akan mengklaim yg dia percayai sebagai kebenaran (Allah mewahyukan ajarannya pd Muhammad, atau Tuhan mewahyukan pd penulis injil). Kitabnya yg benar, agamanya yg benar, tokoh agamanya yg benar (Yesus, Muhammad, dsb). Muslim akan menggunakan Qur’an, menggunakan mujizat2, bahkan pengalaman pribadinya sebagai bukti. Kristen akan menggunakan Alkitab, mujizat2, dan pengalaman pribadi juga. Tunggu dulu, apa beda antara argumen kedua belah pihak? Dan bukankah ratusan agama dan kepercayaan di dunia menggunakan alasan2 yg serupa? (kitab suci, pengalaman pribadi, mujizat2). Lalu, yg mana yg benar? Yang mana yg anda pilih?

Sebagian besar dari anda kristen, islam, hindu, atau buddha karena anda lahir di keluarga dgn agama tersebut. Anda lahir di Arab dan anda jd islam, lahir di Amerika Serikat dan kemungkinan besar anda kristen, lahir di India maka anda hindu. Apakah apa yg kita percayai ditentukan dari kita lahir di mana?

Ada jalan keluar dari rangkaian perdebatan ini. Kita bisa melihat keluar, melihat pd dunia, dan mendasarkan kepercayaan kita pada bukti nyata, hasil observasi yg bisa direplikasi dan diverifikasi (bisa diulang dan ditest oleh pihak lain di tempat lain). Kita menyatakan kebenaran dari apa yg kita “tahu” benar, daripada yg kita “percaya” benar.

Dengan ini tentu ada banyak misteri yg tersisa. Tapi pada hal2 yg tidak kita ketahui dengan pasti adalah jauh lebih baik dan jauh lebih rendah hati untuk menjawab “tidak tahu” daripada menjawab “tahu” apalagi menjawab “pasti benar”.