Kenapa kitab suci susah dipahami?

Mei 29, 2008

Kenapa kitab suci begitu susahnya dipahami sampai membutuhkan perdebatan antara penafsirnya?. Ada berbagai aliran Islam, berbagai aliran Kristen, dsb.

Kenapa begitu susah?. Manusia terlalu bodoh?. Kehidupan yg terlalu rumit shg manualnya pun rumit? Atau apakah Tuhan suka main teka teki?.

  1. Kebudayaan jaman sekarang jelas jauh berbeda dgn kebudayaan jaman abad ke 6 wkt Qur’an ditulis atau abad 1 wkt Alkitab ditulis. Jaman berubah. Karena itulah ada yg namanya penafsiran literal (fundamentalist/ radikal), dan penafsiran tidak literal (moderat/ liberal). Yg fundamentalist berusaha menerapkan budaya barbar abad ke 6 pd jaman modern ini (menerbangkan pesawat menabrak WTC Sept 2001), yg liberal mengambil ayat2 yg bisa “disesuaikan” dgn jaman modern.
  2. Kehidupan memang rumit. Begitu rumitnya shg tidak mungkin ada satu buku yg bisa dipakai untuk panduan. Sama sulitnya dgn memakai buku Harry Potter untuk menjadi panduan hidup. Bisa “memandu” kita dlm bbrp situasi, tapi tentu saja “panduan” nya tergantung dari penafsiran masing2 individu. Dan semakin menambah rumit lagi, jaman berubah tiap saat (lihat no 1.). Satu buku yg dikarang abad lampau dan tidak pernah direvisi sepanjang abad, tentunya tidak akan sesuai lg diterapkan pd jaman internet & komputer sekarang ini.

Tuhan sebagai Manusia Ideal

Mei 29, 2008

“Tuhan adalah maha kuasa, maha tahu, maha penyayang, maha sempurna.”

Kata2 tsb dekat sekali dgn manusia. Apa itu “kuasa”, “pengetahuan”, “rasa sayang”, dan “kesempurnaan”, kita sendiri yg mendefinisikan.

Kita memiliki keterbatasan2 dalam kekuasaan, pengetahuan, dsb. Karena itu, kita memimpikan adanya tokoh yg memenuhi semua kriteria kesempurnaan kita, tokoh yg ideal, dan memiliki sifat2 seperti manusia (sayang, marah, sedih, bahagia), sosok manusia ideal…, Tuhan.


Tuhan sebagai Pencipta

Mei 10, 2008

Apakah Tuhan itu?. Entitas macam apa yg bisa menciptakan seluruh alam semesta?. Lebih penting lagi Tuhan yg mana. Tiap2 masyarakat dunia punya cerita penciptaannya dgn versi2nya sendiri.

- Islam, Kristen, dan Yahudi dgn kisah Adam dan Hawanya.

- Hindu percaya bahwa Brahman menciptakan alam semesta dengan tapa.

- Indian Amerika (suku apache) percaya bahwa Bumi diciptakan dari campuran keringat dewa2, yg kemudian ditarik oleh tarantula sehingga menjadi besar seperti sekarang.    -

- Aborigin percaya bahwa semua manusia berasal dari Australia, diciptakan oleh dewa2 mereka.

- Dan orang2 cina percaya bahwa kaisar pertama mereka lah yg menciptakan manusia dari tanah liat.

- Kepercayaan Cina yg lain lagi, percaya bahwa pencipta alam semesta (Pangu) berasal dari telur.

- dan kepercayaan2 lainnya…

Anda melihat begitu banyaknya kemungkinan yg ada. Kemungkinan adanya Tuhan jelas bukan 100%, bukan pula 0%. Tapi di tengah banyaknya pilihan Tuhan yg ada, menurut anda berapa besar kemungkinan Allah (versi Qur’an) atau Yahweh (versi Alkitab) adalah Tuhan yg benar, dan semua legenda yg lain salah?.


Tuhan sebagai Pengarang Buku

Mei 10, 2008

Bgmn entitas yg bukan manusia mengarang buku dgn bahasa manusia? (Tuhan mendiktekan kata2 pada muhammad dalam bhs Arab?).

Perlu diperhatikan bhw Allah memberikan (mewahyukan) Qur’an dlm bhs Arab pada orang Arab, Yahweh mewahyukan Alkitab dlm bhs ibrani pada umat Israel, dewa2 Hindu menginspirasikan ajarah Hindu dalam bhs Sanskrit, dan berbagai kepercayaan Cina ditulis dalam teks2 berbahasa Cina.

Terasa nggak ada sesuatu yg mencurigakan di sini?.

Apakah umat Islam benar & yg lain salah?. Apakah orang Cina benar dan umat Islam & Kristen yg salah?. Atau apakah masing2 penduduk menulis sendiri mengenai Tuhan mereka masing2 dgn budaya mereka sendiri-sendiri & pengetahuan mereka yg terbatas pd jaman tsb?